Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Sabtu, 31 Januari 2009

Merawat Kesehatan Organ Intim wanita


Menjaga kesehatan organ intim adalah hal penting yang gak boleh kamu lupain! Kalo gak dirawat dengan benar, daerah sensitif kalian terkena infeksi jamur. Buat cewek, salah satu penyebab keputihan adalah infeksi jamur di vagina, yang dalam istilah medisnya disebut Vaginal Candidiasis. FYI, 75% wanita di dunia pernah mengalami infeksi ini selama masa hidupnya. Menurut pakar kesehatan, Dr. Budijanto Chandra, SpOG M. Med. Ob-Gyn (RCOG, M’Sia), ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi infeksi jamur yang ada, yaitu:

External Treatment:
- Start from now, sebaiknya kenakanlah celana dalam yang longgar en terbuat dari bahan katun. Hindari pula pemakaian pantyliners dan celana panjang yang ketat. Bila keadaan mengijinkan, jangan memakai celana dalam saat tidur di malam hari.
- Sewaktu mandi, sebaiknya gunakanlah kain lembut (washcloth) untuk membersihkan daerah intim. Ingat ya, kamu gak perlu memakai sabun di kain tersebut sebab jamur gak akan mati oleh sabun. Terlebih lagi, sabun akan menghilangkan kuman-kuman normal yang ada, infeksi jamur pun akan bertambah berat.
- Saat membersihkan daerah intim, seka kelamin dari arah depan ke belakang. Jika dilakukan terbalik, justru akan membuatnya terinfeksi.
- Setelah mandi atau berenang, jangan lupa untuk mengeringkan ke-lamin luar. Bila rambut pubis dan kelamin gak cukup kering dengan handuk, hair dryer dengan low setting dapat membantu.
MORE...

- Bagi penderita infeksi jamur, celana dalam harus dicuci dengan tepat se-bab jamur cuman bisa dimatikan dengan meng-gunakan panas tinggi, seperti merebus, meren-dam di cairan pemutih, gosok cara steam atau meletakkan celana dalam yang masih lembab di microwave setting high selama lima menit.
- Pas ada di toilet umum, jangan menggunakan air yang berada di bak atau ember. Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal di vagina). Sedangkan air yang mengalir dari keran di toilet umum mengandung kurang lebih 10-20%.
- Bahan-bahan kimia seperti douches, sabun berparfum or tissue berparfum dapat mengiritasi vagina dan menyebabkan reaksi alergi yang dapat memicu infeksi.
- Infeksi jamur yang berulang bisa meru-pakan tanda adanya masalah kesehatan lainnya seperti ken-cing manis, HIV atau infeksi lainya. Segera, konsultasilah ke dokter spesialis terpercaya.

Internal Treatment:
- Penelitian yang dilaporkan Annals of Internal Medicine menun-jukkan bahwa makan yogurt dari kultur aktif L. acidophilus dapat men-cegah infeksi jamur. Se-lain itu, kurangilah men-konsumsi makanan yang manis. Menurut sebuah penelitian, 90% wanita yang me-ngurangi konsumsi gula akan mengalami penurunan infeksi jamur.
- Tingkatkan daya tahan tubuhmu dengan mengkonsumsi nutrisi yang baik, olahraga teratur, tidak merokok serta asupan multivitamin yang mengandung elemen besi dan zinc.(emem/kotk)

0 komentar:

Poskan Komentar