Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Minggu, 15 Februari 2009

SEPERTI APAKAH CIUMAN ANDA??


Anda termasuk dikategori mana dalam permainan saling mencium, pemain baru atau telah pakar dalam berciuman?

Ciuman itu sangat personal dan dalam sifatnya, jadi pastinya setiap orang tentu punya gaya, filosofi dan ‘teknik’ tersendiri. Di samping itu, berciuman bisa menjadi ajang latihan berkompromi, karena kala sedang berciuman masing-masing pelakunya mesti mau menyesuaikan diri dengan ritme permainan satu sama lain. Nah, bagaimana bila yang terjadi sebaliknya? sederhana saja, berarti ia bukanlah pencium yang baik. Karena, acara berciuman yang ‘sukses’ adalah bila Anda dan si dia bisa menemukan titik temu dan saling merangsang satu sama lain meski baru bibir yang bersentuhan.

Kemudian situasi dan suasana sekitar juga turut menentukan ‘berhasilnya’ acara berciuman. Misalnya, mencipatkan sensasi tersendiri, mencium si dia di tengah keramaian pesta, tentu rasanya akan berbeda dengan ciuman intens, dalam dan lama antara Anda dan si dia yang terjadi di dalam kamar tidur. Cuma Anda seorang yang dapat memutuskan beragam faktor eksternal dan internal yang mampu mempengaruhi arti sebuah ciuman. Jangan terus mengabaikan faktor-faktor tersebut, sebab bisa saja Anda akan ‘dilabeli’ a lousy bad kisser, ouch .. !!!

Hal terbaik lainnya yang harus diingat ketika memulai ritual berciuman adalah menjaga agar segala sesuatunya berjalan sederhana dan tidak dibuat-buat. Anda tak perlu harus mempraktekkan semua teknik mencium yang aneh dan eksotik. Pada dasarnya berciuman dengan orang yang kita cintai itu memberikan rasa berbeda dan menagih bukan, sebuah rasa yang begitu sakral yang tak mungkin terasa dengan sekadar berciuman tanpa ada perasaan berarti sama sekali. Rasa berdebar yang menyenangkan yang berkombinasi dengan nuansa menggelitik yang kemudian bertransformasi pada sebuah suatu rasa yang tak bernama, namun hadirnya bagai menyerap seluruh energi dan daya yang lalu berakhir pada tahap saling lebih mencintai dan membutuhkan satu sama lain. Yap, sensasi seperti itulah yang akan Anda rasa jika berciuman dengan orang yang benar-benar Anda cintai, walaupun ciuman yang dilakukan terbilang konservatif dan sederhana. Namun, dampaknya DAHSYAT!

Berikut beberapa ‘alat’ berciuman yang tak boleh Anda abaikan.

MATA
Bicara soal mata, maka kita akan sampai pada sebuah diskusi kadaluarsa, yaitu apakah ketika sedang berciuman, kita mesti sebaiknya menutup atau membuka mata?, dan bilapun jika mesti membuka mata, apa yang seharusnya saya pandang ketika bibir sedang bertautan seru dengan bibir si dia? Apakah ekpresi saya kala berciuman dapat menyulut birahinya jadi meninggi atau malah sebaliknya? wah banyak sekali tanya tanpa kejelasan pasti.
MORE.....

Hmm .. hers sendiri juga belum mengetahui mana teori yang lebih tepat dari yang lainnya. Namun, berdasarkan cerita orang sekitar, ternyata mencium dengan mata tertutup lebih menjulang efeknya. Karena misalnya nih, saat berciuman Anda dengan sengaja membuka mata, lalu tampaklah ekpresi paras si dia yang memajukan bibir dengan sedikit memonyongkannya, tak menutup kemungkinan jikalau Anda malah jadi tertawa lalu menarik mulut Anda karena tak tahan untuk tertawa, bila begini dapat dipastikan acara berciuman pun akan buyar total.

Lalu bagaimana cara untuk membujuk dia agar menutup matanya, gampang saja, sebelum masuk pada tahap french kiss, cobalah mencium lebih dulu alis matanya, lalu kelopak mata, hidungnya baru mulai ‘merambah’ selusur bibirnya. Apalagi bila Anda dan si dia masih tahap pemula, dengan menutup mata dapat membantu konsentrasi. Agar pikiran Anda berdua tak melayang ke mana-mana dan fokus kepada sensasi ciuman itu sendiri.

Nah, bila memang ingin membuka mata sewaktu berciuman, jangan terlalu lebar yah dan jangan pula teramat lama. Cukup intip sejenak, untuk sekadar memastikan bahwa si dia pun sedang menikmati acara Anda berdua.

GERAKKAN KEPALA
Mengerti bagaimana cara menggerakkan kepala ketika sedang asyik mencium si dia, juga merupakan salah satu aspek penunjang acara berciuman berjalan lancar. Bahkan, bila Anda telah ‘mahir’ bisa menambah intesitas kemesraan berdua. Jika Anda dan dia masih ‘murid baru’, mengkoordinasikan gerakkan kepala dengan bibir ketika berciuman, membutuhkan ‘effort’ cukup keras. Bahkan, bisa jadi Anda mesti mengambil jeda karena harus mengatur posisi kepala dari kanan ke kiri, misalnya. Sementara itu, seorang pencium andal bisa dengan mudah menyelaraskan setiap gerakkan pada waktu yang sama, yaitu pada bagian bibir, lidah, gigi dan kepala.

Intinya, setiap aspek dari ciuman memang harus melengkapi satu sama lain agar ciuman Anda dan dia jadi menyenangkan atau penuh gairah, pura-pura malu padahal mau.

BIBIR
Jika judul pembicaraannya adalah soal berciuman, maka itu tentu menyangkut salah satu organ yang merupakan ‘perangkat utama’ adalah bibir! Sebab inilah elemen dasar dari setiap jenis ciuman, bahkan memegang peranan yang teramat penting. Tanpa bibir mustahil Anda mampu mencium, untuk itu Anda harus merawat kesehatan bibir. Jika bibir Anda pecah-pecah dan kering, tentu saja proses menuju acara berciuman yang luar biasa jauh dari kata lancar. Nah, jangan malas untuk rajin mengoleskan lip balm setiap hari, pilih yang mengandung tabir surya, agar bibir terlindung dari terpaan terik sinar matahari, agar bibir Anda senantiasa tetap lembut dan tidak kering.

Gunakanlah secara teratur pelembab bibir Anda, bukan hanya karena Anda berharap suatu ketika si dia bakal mencium Anda dan bibir Anda pun akan ‘tersaji’ indah lagi sehat. Tapi anggaplah ini sebagai bagian dari perawatan diri. Namun, hindari pemakaian pelembab bibir sesaat sebelum Anda berciuman. Karena bibir berlendir ditambah aroma pelembab bibir yang mungkin agak ‘tajam’ bisa membuat dia tak lagi bergairah. Jadi, pastikan terlebih dahulu, sebelum acara berciuman berlangsung, pelembab sudah terserap sempurna oleh kulit bibir. Sehingga bibir pun menjadi lembut, kenyal dan ramah ciuman. Dan buat si dia tak mampu melupakan ‘nikmatnya’ mencium sepasang bibir sehat milik Anda tersebut.

PERNAPASAN
Saat Anda sedang jatuh ‘bergumul’ dalam kecupan bibir manis si dia, ada satu aturan yang harus Anda ‘genggam’ teguh yaitu jangan sampai lupa bernapas! Suplai oksigen yang cukup sangat diperlukan agar terwujudlah sebuah ciuman yang maksimal. Jadi, pastikan ketika bibirnya menyentuh bibir Anda, usahakan untuk tetap bisa bernapas dengan baik. Saat mulut Anda terbuka, cepat-cepatlah menarik napas. Atau ketika bibir si dia tengah ‘menjajah’ seluruh bibir Anda, maka tariklah napas dari dalam hidung. Mengapa mengatur napas saat berciuman ini perlu? Karena dengan bernapas teratur, ciuman Anda dan dia bisa berlangsung lebih lama, wuih mengasyikkan bukan?

Mekanisme mengatur napas saat bibir sedang sibuk ‘bergumul’ bisa Anda lakukan dengan teknik ‘mencuri’. Misalnya saja, bila ingin menarik napas panjang, Anda bisa mengeksplorasi dengan menciumi leher si dia. Nah, di saat seperti itulah Anda bisa menarik napas dalam lewat hidung agar paru-paru kembali terisi penuh. Dan Anda pun siap untuk memberikan ciuman yang dalam pada si dia, ciuman yang lebih dalam dan dalam. Jadi jangan anggap remeh, bisa-bisa Anda lupa bernapas dan bisa gawat dampaknya bagi Anda.

TYPES OF KISSES
Setiap orang pastinya memiliki teknik dan gaya sendiri saat sedang berciuman. Apa saja yang harus Anda lakukan agar ciuman yang Anda berikan kepada si dia tak mudah dilupakan dan mampu membuat si dia terus menerus lengket dengan Anda.

Fling Kiss
Ciuman jenis ini sama seperti sewaktu Anda sedang menggoda pria, sedikit jual mahal dan ketika sadar bahwa si dia sudah masuk ‘perangkap’, itulah waktu Anda untuk ‘mengunci’ si dia. Begini caranya :

Awali dengan sebuah ciuman ringan terlebih dahulu. Setelah itu, cium si dia dengan penuh gairah seolah Anda ingin melumat bibirnya. Nah, kala gairahnya telah terpacu dan mulai membara, segera lepaskan ciuman Anda. Kemudian, tatap kedua matanya dengan pandangan menggoda. Ulangi langkah ini berkali-kali hingga ia kehabisan ide mengenai cara lain untuk merengkuh Anda, ketika ia telah terlihat mulai menyerah, saat itulah waktu Anda untuk mengakhiri godaan Anda dengan selanjutnya mengejutkan si dia oleh ciuman panjang penuh gelora yang pastinya sulit untuk dilupakan.

Tasteful Kiss
Dengan sedikit ‘bantuan’ dari lip balm beraroma rasa buah, ciuman penuh gairah segera akan Anda alami bersama si dia. Mulai dengan memeluk si dia dari arah belakang, cium lembut kulit di bawah daun telinganya, sembari membisikkan kata-kata cinta penuh goda pada si dia, jangan biarkan tangan Anda ‘menganggur’. Bersamaan dengan melakukan tahap di atas, letakkan tangan di atas perut si dia sambil mengelus penuh rasa. Katakan padanya, bahwa ciuman dari si dia akan menyulut gairah bercinta Anda malam ini. Dipastikan si dia tak akan membuang waktu terlalu lama lagi dan segera mendorong perlahan tubuh Anda sehingga Anda tepat di depan wajahnya. Pada bagian ini, tatap matanya dan goda ia melalui pandangan Anda, lalu segera lumat bibir bagian bawah si dia dan lanjutkan dengan ciuman utuh penuh gairah, jangan lupa untuk turut melibatkan permainan lidah. Dan bisikkan padanya, dapatkah ia menebak rasa bibir Anda saat itu?

Dracula Kiss
Sering menonton film bergenre horor dan drakula sebagai pemeran utamanya? Anda tentu tahu dong bagaimana cara para vampir tersebut dalam mengalahkan mangsanya. Curi trik tersebut dan praktekkan pada si dia. Mulailah dengan mencium selusur leher kokoh si dia, jangan lupa juga untuk mengelus bagian dadanya bersamaan dengan itu. Tak perlu malu memperdengarkan desahan plus deru napas manis Anda. Perlahan tapi pasti, hisaplah lehernyan dengan lembut, dan biarkan gigi Anda sedikit memberi tekanan halus di atas kulit si dia. Dekatkan dada Anda dengan dadanya, agar ketika jantungnya sudah mulai berdetak cepat, Anda turut merasakan pula, dan alihkan ciuman ke atas bibirnya. Ciuman ini jika benar dipraktekkan, sensasinya bisa membuat si dia makin menggilai Anda.

Hard Sucking Kiss
Lepaskan ciuman Anda setelah lima sampai hingga 10 detik. Jaga agar jarak bibir Anda dengan bibirnya tak lebih dari dua sentimeter. Dengan bibir yang masih basah, dekatkan kembali bibir Anda seolah akan menciumnya lagi. Biarkan deru napas Anda berdua terdengar berpacu, lalu lumat bibir bagian bawah si dia, lalu lepaskan dengan jarak kurang dari dua sentimeter saja. Ulangi cara pertama namun ganti posisi, kali ini nikmati bibir atas si dia dengan cara yang sama. Lakukan setiap tahap ciuman dengan gerakkan perlahan dan gaya yang sensual. Dengan begitu, sisa malam akan Anda berdua habiskan tak hanya berciuman saja melainkan kegiatan bercinta lain pun tentu akan ‘selesai’ dieksplorasi.

Tooth Game Kiss
Tipe ciuman ini sangat tak banyak yang tahu, makanya hanya sebagian orang saja yang beruntung menikmati efek akhir dari ciuman dahsyat ini. Mulailah dengan saling menatap satu sama lain, lalu cium si dia di tiap bagian wajahnya, kening, alis, mata, hidung, kedua pipinya, ketika mencium itu, sedikit mainkan ujung lidah Anda untuk memberikan tekanan. Ingat, ujung lidah saja, jadi jangan menjilat. Kemudian, berikan ciuman sekejap pada bibirnya, hanya one touch kiss saja. Selanjutnya tatap matanya lagi, dan mulai lumat bibirnya, lakukan metode french kiss yang telah Anda hafal benar tekniknya. Nah, ketika sedang asik memainkan lidah Anda dengannya, sesekali sempatkan lidah untuk ‘membelai’ barisan giginya, tekan perlahan gigi dengan lidah lalu ‘sapu bersih’. Konon sensasi belaian lidah pada giginya, akan menghadirkan gairah berlebih yang pastinya akan menjadikan acara ciuman menjadi lebih seru dari biasa. Setelah sukses mempraktekkan mencium gigi dengan lidah ini, coba satu lagi trik lain agar sesi berciuman makin panas membara, yaitu jilat bagian atas dinding mulutnya dengan lidah Anda mulai dari arah dalam sampai keluar, percayalah teknik ini akan membuat dengkulnya lemas hilang daya.

ANOTHER FUN FACTS ABOUT KISSES

* Ciuman erotik yang pertama tercatat terjadi sekita tahun 1500 SM di India. Sebelum itu tak pernah ada catatan atau gambar yang pernah menjelaskan tentang hal ini. Sebelum masa 1500 SM tersebut, ekspresi cinta antar sepasang kekasih, konon cukup dengan saling menggosokkan hidung saja.
* Bentuk ciuman di bibir yang sekarang akrab kita kenal, dipercaya berasal dari kebiasaan bangsa Romawi. Karena mereka saling ketika bertemu, mencium cincin atau jubah sang pemimpin, serta mencium patung para dewa untuk menyatakan penghormatan. Sejalan dengan waktu, orang Romawi menemukan bahwa sebuah ciuman dapat mempunyai banyak arti. Mereka bahkan memberi nama khusus untuk jenis-jenis ciuman tersebut. osculum yang memiliki arti ciuman persahabatan, basium yang berarti ciuman penuh gairah dan savium yang berdefinisi ciuman yang mendalam atau yang sekarang kita kenal dengan istilah Frenc Kiss!
* Dr. Albert Rawsond, MD. Seorang Dental Advisor dari The Canada Dental Association menjelaskan bahwa setelah makan, mulut Anda dipenuhi cairan gula dan air yang bersifat asam dan dapat menimbulkan plak. Nah, berciuman adalah salah satu proses pembersihan alami, karena merangsang keluarnya air liur.

0 komentar:

Poskan Komentar