
Wanita zaman sekarang lebih tangguh daripada pria? Benarkah demikian? Simak uraian berikut, apakah perubahan besar betul-betul telah terjadi antara pria dan wanita.
Wanita dan pria memang berbeda. Itu sudah pasti. Tak hanya dari segi fisik semata, tapi juga dari sisi mental dan cara berpikir. Wanita diciptakan sebagai makhluk perasa yang teramat emosional. Sedang pria tersohor dengan sosoknya yang perkasa, tegas, dan bangga akan kadar logikanya yang lebih besar dari wanita, sehingga dalam membuat keputusan pria umumnya lebih objektif, bahkan untuk urusan perasaan sekalipun.
Namun dari pengamatan, belakangan ini terlihat adanya perubahan besar pada perilaku pria. Misalnya, banyak pria yang mulai umbar perhatian. Atau tiba-tiba saja si dia bersikap super romantis. Sebetulnya, punya pacar penuh perhatian memang menyenangkan, tapi jika sebelumnya ia bukan tipe yang seperti, lalu mendadak jadi begitu over romantic, rasanya pasti aneh! Mengapa tiba-tiba jadi sentimental seperti itu.
Mengapa gejala perubahan sikap pria ini dapat terjadi? “Saat ini, pendidikan bagi wanita umumnya jauh lebih baik dari sebelumnya. Jadi, gaya menganalisa mereka pun tak beda jauh dengan pria. Hingga timbul kesan, wanita terlihat lebih maskulin. Sementara kaum prianya malah terkesan lembek!” ungkap Sandra Mathews, Ph.D, seorang psikolog dari Brown University. Mau tahu apa saja yang menyebabkan pria banyak berubah?
1. DEFINISI BARU PRIA JANTAN
Gambaran pria sebagai sosok yang gagah, cuek dan sangat logis makin menguap “Sejak wanita makin mandiri, ia terlihat lebih mampu mengontrol situasi saat kencan. Makanya, pria jadi semakin terlihat kurang “laki”, ucap Beatrice Padswan, Ph.D, psikolog studi wanita di Dominican School of Philosophy and Theology.
Seorang sahabat pria hers pernah berceloteh “PDKT-an dengan wanita zaman sekarang, mesti ekstra semuanya. Ekstra uang, ekstra perhatian, ekstra usaha. Karena mereka jauh lebih independent, tidak butuh pria, karena mereka bisa memenuhi kebutuhan diri mereka sendiri. Fuih sulit sekali!” ujar Dimas, 32 tahun, manager bank swasta.
more...
Hmm … betapa depresifnya para pria ini. Rupanya telah terjadi miskomunikasi di sini. Banyak pria yang menyalahartikan keinginan wanita. Hey guys!! Era hulk sudah lama lewat, wanita sekarang tak lagi menjadikan tampilan fisik sebagai kategori utama, di era yang tidak menentu layaknya sekarang ini, rasa aman adalah yang paling dibutuhkan para wanita. Baik aman secara lahir maupun batin. Menjaga keselematan wanita itu tak melulu mesti dengan badan yang kekar. Yang penting, beinisiatif melakukan sesuatu tanpa perlu diminta. Rasa peduli dan perhatian dari pasangan, asal tidak berlebihan akan terasa manis dan candu tersendiri bagi wanita. Meskipun wanita zaman sekarang tampak lebih mapan dan mandiri, namun sesungguhnya wanita selamanya tetap membutuhkan kehadiran pria yang mencintai mereka apa adanya.
2. WANITA DAN PERHATIAN
Kebanyakan pria salah menerjemahkan romantisme yang diinginkan wanita. “Pria memang paling susah menunjukkan perasaannya. Tak heran, beda persepsi pun jadi sering terjadi” ucap Padswan.
Jenna, 26 tahun berbagi pengalaman kala sang pacar berubah romantis luar biasa. “Awal pacaran, Arman sangat cuek. Kadang bahkan sering tidak peduli, yah cowok pada umumnya lah. Karena sudah tak tahan lagi dengan kecuekkannya, saya pun mengeluh. Tiba-tiba entah kerasukkan apa, mendadak Arman jadi teramat romantis. Kirim kartu tanpa ada occasion apa-apa, lalu membuatkan cd berisi lagu-lagu cinta favorit saya. Awalnya memang menyenangkan, tapi kalau terus-terusan jadi muak jugalah”
Sepertinya para pria terlalu mengambil hati keluhan wanita yang minta diperhatikan lebih oleh pasangannya ini. Karena ingin memberikan kesan tak terlupakan pada kekasih, pria “memaksakan diri” berubah jadi romantis berlebihan, hanya karena mereka tak mau didepak dari kehidupan wanita. Simak penuturan Arif, 33 tahun, seorang Brand Manager di perusahaan swasta, “Wah jika memang masih cinta, lebih baik turuti saja permintaan si dia. Daripada kata-kata so long honey atau good bye keluar dari mulutnya”.
Bila si dia kini sedang berada dalam tahap terlalu romantis sehingga membuat Anda fed up terhadapnya, jangan langsung gegabah mendepak si dia, justru Anda harus berusaha “mengembalikan” si dia ke jalurnya agar tak berperilaku romantis yang berlebihan.
3. WANITA LEBIH PEDE SAAT BERCINTA
Zaman memang sudah banyak berubah. Kalau dulu seks dianggap tabu dan jadi dominasi pria, kini masa itu sudah berlalu. Menurut Padswan, wanita sekarang tak lagi malu dalam urusan seks. “Bukan hanya pria saja yang kreatif berinisiatif di atas tempat tidur. Wanita juga sudah bisa ambil peran tanpa berkesan murahan. Nyatanya, pria sudah mengakui persamaan hak dalam hal satu ini” urai Padswan. Mungkin karena sudah biasa wanita ambil keputusan, makanya pria jadi terlihat malas. Kesannya hanya mengikut saja. Tak cuma urusan seks, tapi saat mengajak kencan, sekarang banyak lho pria yang tidak berani.
“Serial televisi sekarang pun semakin menonjolkan betapa wanita tak lagi tersipu-sipu malu di atas ranjang, seperti Sex and The City, lalu yang terbaru pun Lipstick Jungle mengedepankan tema wanita sukses dan mandiri, serial komedi Friends pun tak ketinggalan. Lihatkan, betapa wanita bukan lagi makhluk lemah yang dapat dikontrol oleh para pria” ucap Padswan.
Dan beberapa waktu lalu, hers sempat iseng-iseng mengadakan survey kecil-kecilan pada para sahabat pria mengenai tanggapan merekan akan fenomena wanita yang pegang kendali kala bercinta, hasilnya sungguh mencengangkan, bahwa 70% pria menyukai wanita yang agresif di atas ranjang, istilahnya women should be a tigger in the office but be a kitty at bed. Untuk wanita sendiri memang ada kesenangan tersendiri kala pria bertekuk letut di bawah control kita, tetapi jika terus-menerus berada dalam kondisi ini, pria pun dapat memberontak dan memilih meninggalkan Anda yang gemar “menindas” mereka.
Tips untuk Anda : cobalah beri kesempatan pada pasangan Anda untuk ambil keputusan dalam melakukan hubungan intim. Jika si dia agak pasif, pancing dengan suatu pembicaran. Lalu biarkan dia yang memulai. Hal ini sangat baik untuk meningkatkan kepercayaan diri pria.
4. PRIA MERASA TIDAK DIBUTUHKAN
“Perubahan besar dalam budaya moderen membuat cara wanita membutuhkan pria tak sama seperti dulu. Akhirnya, pria pun jadi tidak percaya diri atau minder” kata Sandra Mathews, Ph.D. Sedang menurut Melanie Willis, Ph.D yang juga merupakan penulis woman self motivation, “Posisi yang sejajar membuat wanita lebih banyak bersuara”. Contoh sederhana yang terkadang tak Anda sadari bahwa Anda sedang memonopoli kontrol dalam hubungan Anda berdua ialah ketikan memilih tempat nonton, restaurant, tempat berlibur, coba pikir kembali berapa kali Anda sebagai si pemegang keputusan tunggal.
Pada dasarnya wanita memang tidak suka dengan pria yang terkesan menurut saja bagai kerbau yang dicocok hidungnya, berhentilah memaksa mereka ambil keputusan. “Selama ini saya sering ajak pacar ke acara-acara yang asyik. Sampai satu saat saya sadar kalau dia tak pernah memberikan ide. Begitu saya protes, ia punya argumentasi sendiri, dan menyalahkan saya bahwa bukankah saya selalu punya rencana mengenai acara malam mingguan” cerita Mirtha, 29 tahun, PR executive.
Solusinya adalah jika Anda buat program acara mingguan, sisakan beberapa malam kosong tanpa rencana. Maksudnya, agar si dia berinisiatif untuk memberi usul. Selain itu, libatkan pasangan dalam mengambil keputusan. Tekan keinginan Anda untuk terus menerus ambil peranan. Lihat reaksi si dia, jika si dia tahu Anda tak melakukan apa-apa, pasti si dia akan ambil keputusan. Meski Anda kurang suka tapi setidaknya si dia telah melakukan langkah untuk ambil keputusan. Bukankan ini yang Anda inginkan, pria yang tegas kala ambil keputusan.









2 komentar:
wanita lebih tangguh dari pria
pria bawa 2 telur butuh bantuan dari burung
wanita bawa 2 ......... anteng aja tuh
ihhhhh jorse
Makanya kalo mau lbh kuat pake obat kuat dijamin tahan lama tuh ngaceng nya..wkwkwkwkk
Poskan Komentar